Connect with us

Berita

Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Bupati LSM LIRA Desak Bupati Sidoarjo Segera Rekrut Dirut Baru (5/habis)

Diterbitkan

||

Moh Nizar SH. (wan)
Moh Nizar SH. (wan)

Memontum Sidoarjo – Pengangkatan kembali Pjs Direktur Utama (Dirut) PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Abdul Basit Lao akhirnya menimbulkan tarik ulur di tengah masyarakat. Hal itu terkait dengan payung hukum boleh tidaknya jabatan Pjs diemban oleh seorang yang berumur diatas 60 tahun.

Seperti yang terjadi sekarang ini Pjs Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo kembali diperpanjang.

Abdul Basit Lao pemangku Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama (Dirut) PDAM Delta Tirta Sidoarjo, semestinya purna tugas pertengahan Juni 2018 lalu, kini diperpanjang.

Pengukuhan Abdul Basit Lao, kembali memimpin PDAM Delta Tirta itu dilakukan sendiri oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat gelaran apel karyawan PDAM di lingkungan instansi setempat pada Senin (25/6/2018) lalu.

Selain mengukuhkan Abdul Basit Lao, bupati Sidoarjo juga mengangkat tiga pejabat melalui SK untuk mendampingi Basith Lao dalam memimpin PDAM Delta Tirta Sidoarjo.

Ketiganya pejabat tersebut adalah Juriyah sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan, Heru Firdausi sebagai Direktur Pelayanan dan Sudrajat Jatmiko sebagai Direktur Operasional PDAM Delta Tirta Sidoarjo.

Namun hingga akhir tahun 2019 belum ada tanda-tanda dilakukan seleksi untuk menetapkan Dirut PDAM difinitif. Bupati LSM LIRA Sidoarjo menyayangkan mengapa mencari sosok Dirut PDAM Delta begitu berlarut-larut.

Padahal SDM yang mempunyai kompetensi memangku jabatan Dirut PDAM begitu banyak. Tetapi Bupati Sidoarjo kembali memperpanjang Pjs dengan dalih prestasi Basit selama mengemban Pjs Dirut PDAM Delta Tirta.

BACA : Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Kursi Panas Antar 2 Mantan Dirut Menuju Lapas (1)

“ Prestasi bukan satu-satunya dasar untuk memperpanjang Pjs Dirut PDAM. Karena kalau hal ini dipaksakan akan berimplikasi luas terhadap keputusan yang dilakukan ketika menjabat,” terang Nizar .

Nizar yang politisi Partai Golkar ini lebih lanjut menjelaskan implikasi hukum itu bisa dilihat dari pasal demi pasal yang tertera Permendagri 2 tahun 2007 dan PP nomor 54 tahun 2017.

BACA JUGA : Dirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Usia Sudah Lewat Tetap Menjabat (2)

“ Perlu diingat ketika Basit menanda tangani kebijakan strategis yang dikemudian hari diketahui jika jabatan Pjs itu bermasalah, apakah nantinya produk hukum itu tidak bermasalah,” terang anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sidoarjo ini .

Untuk itu, lanjut Nizar, pihkanya akan mendesak Bupati untuk membentuk Pansel (Panitia Seleksi), penjaringan figur yang cocok memimpin PDAM Delta Tirta. “ Ini kami bukan berarti kami tidak menghendaki Basit menjabat Pj Dirut PDAM yang kedua kali, tetapi untuk perbaikan PDAM Delta Tirta di tahun-tahun mendatang, ” tutupnya. (ari/fan/yan)

 

Berita

BHS Bantu Kursi Roda Warga yang Lumpuh 12 Tahun

Diterbitkan

||

oleh

KURSI RODA - Istri Bacabup Bambang Haryo Soekartono (BHS), Ny Asrilia Kurniawati Bambang Haryo menyerahkan bantuan kursi roda kepada Ny Murti (55) warga Desa Jiken, Kecamatan Tulangan yang sudah 12 tahun mengalami kelumpuhan, Minggu (09/08/2020)
KURSI RODA - Istri Bacabup Bambang Haryo Soekartono (BHS), Ny Asrilia Kurniawati Bambang Haryo menyerahkan bantuan kursi roda kepada Ny Murti (55) warga Desa Jiken, Kecamatan Tulangan yang sudah 12 tahun mengalami kelumpuhan, Minggu (09/08/2020)

Memontum Sidoarjo – Nyonya Murti warga RT 02, RW 01, Desa Jiken, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo mulai tersenyum bahagia. Perempuan 55 tahun yang sudah mengalami kelumpuhan selama hampir 12 tahun itu, disambangi istri Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS), Ny Asrilia Kurniawati Bambang Haryo ke rumahnya, Minggu (09/08/2020).

Kedatangan istri BHS yang akrab dipanggil Lia ini bersama tim BHS Lover untuk menyerahkan bantuan kursi roda yang sudah dijanjikan BHS sebelumnya. Tidak hanya senyum bahagia, Ny Murti yang selama 12 tahun terbaring di atas kasurnya, kali ini dia langsung mau keluar rumah mencoba kursi roda yang baru itu, untuk sekedar berjemur dan menikmati udara segar.

“Alhamdulillah, senang sekali mendapat bantuan kursi roda ini. Semoga Pak BHS dilancarkan segala pekerjaan dan urusannya. Dengan bantuan ini semoga saya bisa lebih mandiri tidak menggantungkan anggota keluarga lain untuk kemana-mana,” ujar Murti kepada Memo X, Minggu (09/08/2020).

Murti mengaku sudah 12 tahun tak bisa menikmati udara segar pagi hari. Bahkan dirinya juga tak bisa menikmati terik matahari. Karena itu, dirinya langsung meminta dinaikkan kursi roda barunya untuk keluar rumah itu.

“Sudah hampir 12 tahun tidak terkena matahari. Alhamdulillah, nikmat sekali rasanya kena matahari dan bisa menghirup udara segar. Semoga dengan kursi roda ini saya bisa semakin lebih sehat dan hidup lebih normal,” ungkapnya sambil meneteskan air mata wujud rasa syukurnya mendapatkan bantuan kursi roda.

Sementara itu, Ny Asrilia Kurniawati Bambang Haryo mengaku juga bersyukur dapat memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah ini (kursi roda) bantuan dari Pak BHS. Bantuan ini diberikan kepada warga Sidoarjo yang sangat membutuhkan. Artinya karena penerima sangat senang dan semangat hidupnya lebih tinggi, itu menunjukkan bantuan Pak BHS tepat sasaran. Apalagi, Bu Murti sudah 12 tahu terbaring di kasur saja,” tegasnya.

Menurut Lia, kendati Ny Murti sudah 12 tahun mengalami kelumpuhan, akan tetapi tetap membutuhkan udara segar dan terik matahari pagi. Hal itu dibutuhkan agar kesehatannya semakin membaik. “Kalau tak berjemur, maka kalsiumnya bisa semakin berkurang dan kekuatan tulangnya bakal semakin cepat rapuh. Karena itu, badan Bu Murti butuh menyerap matahari,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Lia bantuan langsung bagi warga yang mengalami disabilitas itu merupakan bagian dari program BHS Peduli. Kepedulian itu, bakal selalu diberikan kepada warga Sidoarjo yang membutuhkan.

“Kalau misalkan ada yang lain juga membutuhkan, kalau bisa dibantu pasti akan dibantu Pak BHS sebelum beliau menjadi Bupati Sidoarjo. Karena Pak BHS selalu ingin berbagi dan peduli sesama. Dengan berbagi tidak akan mengurangi rizki kita,” tandasnya.

Sementara sebelum nenyerahkan bantuan kursi roda itu, Asrilia juga bersama tim BHS dan warga pecinta onthel (onthelis) bersepeda keliling sejumlah desa di Kecamatan Tulangan. (wan/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Jatah Mamin Korban Covid-19 Dihentikan

Diterbitkan

||

oleh

KOORDINASI: Anggota Gabungan Tujuh LSM yang biasa disebut LSM Seven Gab melakukan koordinasi di kantor Sekertariat kawasan GOR Gelora Delta Sidoarjo. (sul)
KOORDINASI: Anggota Gabungan Tujuh LSM yang biasa disebut LSM Seven Gab melakukan koordinasi di kantor Sekertariat kawasan GOR Gelora Delta Sidoarjo. (sul)

LSM Seven Gab Sidoarjo Ancam Demo

Memontum Sidoarjo – LSM Seven Gab Sidoarjo Sidoarjo begitu peduli terhadap korban Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan kegiatan sosialiasi pencegahan dan pendampingan terhadap warga Sidoarjo yang terpapar virus corona. Oleh sebab itu begitu mendengar adanya penghentian jatah makan dan minum (Mamin) terhadap warga yang isolasi mandiri, anggotanya langsung melakukan investigasi.

Padahal sebelumnya jatah Mamin terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar virus corona diberikan rutin selama 14 hari. Mereka diberikan jatah makan nasi kotak 3 kali sehari yang dikelola gugus tugas tingkat desa.

Seperti yang dialami Afit Mujiono. Warga RT 16/RW 05 Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono harus menjalani isolasi mandiri setelah istrinya meninggal dan dinyatakan terpapar covid oleh pihak RSUD Sidoarjo, Selasa (14/7/2020).

Usai istrinya dimakamkan, Afit diminta untuk melakukan isolasi mandiri oleh Bidan Desa Kebonagung. Kepada kerabatnya, Afit mengaku selama isolasi mandiri kebutuhan makan dan minum ditanggung desa yang dikoordinasi oleh bidan Desa.

Namun kini, jatah Mamin untuk warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar virus corona dihentikan. Sayangnya para pemangku kebijakan di tingkat desa tidak ada yang berani bersuara karena takut mendapat sanksi dari pejabat Pemkab Sidoarjo.

Mereka akhirnya datang ke sekretariat LSM Seven Gab Sidoarjo di kawasan GOR Gelora Delta. Komitmennya, mereka meminta namanya untuk tidak dipublikasikan.

Moh Sugito, Koordinator LSM Seven Gab menyatakan, salah satu materi yang diadukan adalah penghentian Mamin warga yang isolasi mandiri akibat terpapar virus corona.

”Belakangan ini kami diminta mendata warga yang terpapar virus corona,” kata Gito mengutip ungkapan Kades asal Kecamatan Porong yang meminta namanya untuk tidak dikorankan.

Data yang diminta itu, selanjutnya dikrimkan ke Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. “Setelah data dikirim, ternyata jatah Mamin terhadap warga yang melaksanakan isolasi mandiri dihentikan,” katanya.

Dengan dipangkasnya jatah Mamin ini, anggota LSM Seven Gab melakukan investigasi ada apa dengan penghentian jatah Mamin yang sudah dianggarkan.

”Kami akan melakukan klarifikasi kepada Sekda mengapa mengeluarkan kebijakan menghapus jatah Mamin kepada korban covid-19. Apabila tidak ada jawaban, kami akan turun jalan dengan mengajak korban yang tertapar viris corona, ” ancamnya.

Termasuk juga kepada Kepala Dinas Sosial Kabuapaten Sidoarjo yang mengelola anggaran penanggulangan covid-19.

“Belum selesai kasus mark up paket Sembako, Dinas Sosial terlilit lagi dugaan permainan anggaran jatah Mamin kepada warga yang melakukan isolasi mandiri akibata terpapar virus corona,” tutupnya. (sul/ari/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

BHS Ajak Disperindag Fasilitasi Kerajinan Daur Ulang Limbah

Diterbitkan

||

oleh

DAUR ULANG - Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengunjungi usaha kerajinan daur ulang limbah menjadi kerajinan bernilai ekonomis di Dusun Manyar, Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Kamis (06/08/2020)
DAUR ULANG - Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengunjungi usaha kerajinan daur ulang limbah menjadi kerajinan bernilai ekonomis di Dusun Manyar, Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Kamis (06/08/2020)

Bantu Penanganan Sampah

Memontum Sidoarjo – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) maupun Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM) untuk mendampingi dan memfasilitasi kerajinan daur ulang limbah. Salah satunya kerajinan daur ulang limbah di Dusun Manyar, Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Hal ini, mantaran usaha daur ulang itu dapat membantu mengatasi masalah persampahan dan limbah di Sidoarjo. Tidak hanya, mampu mengurangi permasalahan sampah, usaha ini juga memiliki prospek sangat ekonomis jika dikembangkan secara serius.

“Saya sangat mengapresiasi usaha kerajinan daur ulang limbah ini. Usaha ini memanfaatkan limbah (sampah) yang biasanya menjadi persoalan utama di Sidoarjo. Dengan usaha ini, nanti bisa memanfaatkan limbah atau sampah yang berasal dari pasar. Kami akan mendorong usaha kreatifi ini. Kita dorong industri kerajinan ini, jadi ciri khas (produk) Sidoarjo,” ujar BHS kepada Memo X, Kamis (06/08/2020) di sela-sela dialog dengan perajin daur ulang limbah.

Lebih jauh, Bacabup yang sudah mendapat rekomendasi Partai Gerindra ini menguraikan pihaknya sudah mengecek sejumlah pasar tradisional di Sidoarjo. Hasilnya, 80 persen limbah di pasar tradisional bisa didaur ulang. Menurutnya, sebagian ada yang bisa dijadikan pupuk dan juga untuk pakan ternak. Bahkan kini, masih ada lagi. Yakni bisa didaur ulang menjadi karya seni yang nilainya bisa 10 kali lipat dari harga limbah itu.

“Kerajinan daur ulang limbah ini ternyata bisa menghasilkan keuntungan 500 hingga 1.000 persen, dibandingkan harga limbah. Karena itu, saya bertekad mendorong pengembangan usaha kerajinan daur ulang limbah agar mampu memicu pertumbuhan ekonomi Sidoarjo dan menggerakkan tenaga kerja dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” imbuhnya.

Tidak hanya itu, antan anggota DPR RI periode 2014-2019 peraih penghargaan Anggota Parlemen Teraspiratif Tahun 2019 ini menguraikan usaha kerajinan daur ulang ini memiliki masalah utama yakni kendala permodalan. Pihaknya bakal membantu agar usaha ini bisa memperoleh bantuan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Selain itu, juga langsung memberikan bantuan permodalan dari pribadinya untuk memenuhi pesanan.

“Saya mendoorong KUR masuk ke (usaha kerajinan daur ulang limbah). Karena usaha ini keuntungannya sangat besar. Saya juga berharap usaha ini memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) berkelanjutan agar tidak menganggu proses produksi. Makanya harus ada tenaga-tenaga terampil yang memiliki bakat. Hal ini harus ada pembimbing dan pendampingan dari Disperindag Pemkab Sidoarjo,” tegasnya.

Selain itu, alumnus ITS Surabaya ini memaparkan bimbingan dan pendampingan dari Disperindag Pemkab Sidoarjo, juga terkair masalah bantuan permodalan dan pemasaran. Yakni dengan menyediakan stan pemasaran dan promosi. Bahkan harus disediakan website khusus (untuk pemasaran secara online) semua produk Sidoarjo, termasuk kerajinan daur ulang limbah ini.

“Berbagai upaya itu, saya berharap produk kerajinan daur ulang limbah ini bisa menguasai pasar di Surabaya, Mojokerto, Gresik dan Pasuruan. Ini peluang ekonomi bagi Sidoarjo. Kalau diamahani jadi bupati, saya akan dorong KUR bisa masuk dan didampingi secara kontinyu oleh sejumlah dinas terkait,” ungkapnya.

Sementara perajin daur ulang limbah, Sri Martinigsih mengakui usahanya terkendala permodalan untuk mengembangkab usaha kerajinan daur ulang itu. Selama ini, pihaknya hanya rutin memenuhi pesanan dari wilayah Sidoarjo. Padahal, banyak permintaan dari luar Sidoarjo. Misalnya dari Pandaan, Pasuruan. Namun lebih banyak tidak bisa memenuhi pesanan itu karena kendala permodalan itu. \

“Di sini ada sekitar 20 perajin. Mereka diantaranya ibu rumah tangga dan para pelajar. Usaha ini memanfaatkan sejumlah limbah diantaranya botol air kemasan, kaleng susu instan, styrofoam bekas dan benda-benda bekas lainnya untuk dijadikam kerajinan. Diantaranya lampu hias, vas bunga, pigura, rak dapur hingga meja untuk usaha cafe serta hiasan interior lainnya,” tandasnya. (wan/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler