Connect with us

Kabar Desa

Disentuh Jalin Matra, 18 Janda Barengkrajan Buka Wirausaha

Diterbitkan

||

Realisasi Jalin Matra di Desa Barengkrajan Kecamatan Krian. (par)
Realisasi Jalin Matra di Desa Barengkrajan Kecamatan Krian. (par)

Memontum Sidoarjo – Melalui Jalin Matra ( Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Keluarga) program Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan ( JM – PFK ) 18 orang kepala rumah tangga perempuan ( KRTP ) Desa Barengkrajan Kecamatan Krian diajak berwirausaha.

Program dari Provinsi Jawa Timur tersebut bertujuan agar mereka mempunyai usaha yang sesuai dengan kemampuan dan potensi yang dimiliki, sehingga apa yang diupayakan selama ini dapat diteruskan .

Sebagaimana disampaikan Kepala Desa Barengkrajan , Asmono, Menurutnya para penerima program Jalinmatar usahanya bisa berkesinambungan dan bagi pemula dapat mempunyai usaha sendiri sehingga dapat mencukupi kebutuhan keluarga.

Hal yang sama diucapkan Kasmuin, koordinator pendamping Jalin Matra Kabupaten Sidoarjo . Menurutnya masing masing KRTP mendapat bantuan modal usaha berupa barang dagangan dan kelengkapanya senilai Rp 2, 5 juta .

Atau mungkin dari 2, 5 juta itu 10% nya ( Rp 250.000 ) direalisasikan dalam bentuk sembako , dimaksudkan untuk kebutuhan hidup selama usahnya belum menghasilkan. Itu tergantung permintaan penerima bantuan .

Cermin perasaan berhasil terlontar dari Endang Suliati, penerima bantuan KRTP Desa Barengkrajan ” Bantuan kios dan isinya ini mudah mudahan bisa berkembang, karena barang dagangan saya lebih banyak,” ungkapnya.

Sementara itu H. Sutrisno Ketua Panitia penerima KRTP menyatakan , 18 orang yang ditetapkan sebagai penerima itu, sebelumnya melalui survey dan verifikasi , sehingga mereka adalah yang benar- benar berhak menerima. “Setelah ditetapkan sebagai penerima, kami mendatangi dan menanyakan barang apa yang dibutuhkan untuk usahanya dan kami berupaya menyediakan sesuai permintaanya,” pungkasnya. (par/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Desa

Plt Camat Wonoayu Lantik BPD Wonokalang

Diterbitkan

||

Plt Camat Wonoayu, Gundari menyaksikan penandatanganan SK BPD Wonokalang. (par)
Plt Camat Wonoayu, Gundari menyaksikan penandatanganan SK BPD Wonokalang. (par)

Memontum Sidoarjo – Disahkannya keanggotaan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Wonokalang Kecamatan Wonoayu, Kamis (2/7/2020) oleh Plt Camat Wonoayu Gundari atas nama Wakil Bupati Sidoarjo, melengkapi jajaran pemerintahan desa tersebut. Mereka yang mengemban amanat adalah Anwar, Deny Herdianto, Suwari, Astutik dan Sri Rahayu Andayani.

Tugas awal pemerintah desa tersebut setelah BPDnya diambil sumpahnya adalah pencairan BLT DD tahap 1, 2, dan 3. “Dengan sudah adanya BPD, agar pemerintah desa segera menyelenggarakan Musdesus guna pencairan BLT DD tahap 1, 2, dan 3 . Agar warga yang terdampak pandemi covit – 19 dan bantuannya dialokasikan dari pos BLT DD dapat segera menerima,” pintanya.

Tak kalah pentingnya tugas lain adalah membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat dalam kebijakan Pemerintah Desa.

“Tugas BPD selanjutnya adalah membawa aspirasi dan memperjuangkan aspirasi warga untuk direalisasikan dalam kebijakan Pemeritah Desa. Demikian juga untuk keterwakilan perempuan, agar dapat membawa aspirasi perempuan, tidak boleh ada diskriminasi,” tegasnya .

Pj Kepala Desa Wonokalang, H. Mohammad Sukur menyatakan akan segera merealisasikan tugasnya yang tertunda, yakni pencairan BLT DD. ” Dengan lengkapnya Pemerintahan Desa, ( adanya BPD ) saya akan selesaikan tugas tertunda yang satu ini yakni pencairan BLT DD tahap 1, 2 ,dan 3 dengan total penerima 77 KK. Mudah mudahan masyarakat dapat memahami dan menerima,” jelasnya.

Sementara Suwari anggota BPD yang baru disumpah menganggap transparansi adalah hal yang utama dalam menjalankan tugas.

“ BPD dalam menjalankan tugas , baik menyuarakan aspirasi warga, melakukan kontrol, maupun bersinergi dengan Pemdes melaksanakan pembangunan harus didasari dengan transparansi. Sehingga semua akan berjalan dengan baik,” katanya. (par/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Ratusan Warga Tarik Ikuti Rapid Test

Diterbitkan

||

Kepala UPT. Puskesmas Tarik, dr. Maulana Mochammad Fathir memantau langsung pelaksanaan rapid test di pendopo Kecamatan Tarik. (par)
Kepala UPT. Puskesmas Tarik, dr. Maulana Mochammad Fathir memantau langsung pelaksanaan rapid test di pendopo Kecamatan Tarik. (par)

Memontum Sidoarjo – Animo warga kecamatan Tarik untuk mengikuti rapid test yang diadakan oleh UPT Puskesmas Tarik cukup besar. Di hari ke 2 ( Rabu 1 Juli 2020 ) dari tiga hari yang direncanakan, sedikitnya 100 orang dengan suka rela telah datang ke pendopo kecamatan Tarik untuk menjalani rapid test.

Hal tersebut mendapat apresiasi dari Kepala UPT Puskesmas nya, dr. Maulana Mochammad Fathir. Pasalnya dalam mencegah penularan Covid- 19 kesadaran dan kebersamaan warga sangat menentukan.

” Semua warga harus mempunyai kesadaran untuk melaksanakan protokol kesehatan untuk mencega penularan. Serta membantu secara gotong royong kepada yang sakit agar sembuh. Dinegara lain saja kesembuhan bisa mencapai 99 %, dan kita pasti bisa ,” ujarnya.

Rapid test yang dilaksanakan oleh tenaga medis Puskesnas Tarik tersebut adalah untuk mengetahui kondisi daya tahan tubuh ( imunitas ) warga . Yang memungkinkan dapat terpapar covid – 19 bila lemah.

” Dari pemeriksaan tersebut kita tahu imunitas warga, bila lemah kita bantu untuk ditingkatkan dengan makan makanan bergizi . Dan bila ada yang positif, kita lacak untuk memutus rantai penularan dan yang sakit kita obati sampai sembuh. Sudah banyak yang kita obati sampai sembuh di Tarik ini. Yang penting masyarakat harus memberikan dukungan kepada yang sakit agar cepat sembuh,” harapnya

Rapid test antibody tersebut terbuka untuk umum . Sebelumnya sudah diumumkan di media sosial. Hanya dengan membawa Kartu Keluarga dan KTP, warga dapat datang dengan memakai masker untuk mengikuti rapid test dengan gratis.

Dikatakan oleh Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamtan Tarik, Umi Hayanti, jika beberapa hari lalu sudah diumumkan kepada warga Kecamatan Tarik melalui media sosial kalau di pendopo Kecamatan Tarik pada tanggal 30 Juni, 1 dan 2 Juli akan dilaksanakan rapid test gratis bagi warga Tarik. “ Hanya membawa KK dan KTP serta datang memakai masker, “jelasnya. (par/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Kabar Desa

Cegah Covid-19, Pemdes Plumbon Perketat Pemancing Masuk Tambak

Diterbitkan

||

Cegah Covid-19, Pemdes Plumbon Perketat Pemancing Masuk Tambak

Memontum Sidoarjo – Selama PSBB Desa Plumbon, Kecamatan Porong mendirikan dua pos chek point. Desa yang berada paling timur Kecamatan Porong berbatasan langsung dengan Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin dan Desa Permisan, Kecamatan Jabon

Pj Kepala Desa Plumbon Wahyu Hidayat, melalui Sekretaris Desa Ninik Masruroh diruang kerjannya mengatakan bahwa diwilayah kerjanya itu sebagian area tambak.

Sekretaris Desa Plumbon Ninik Masruroh (nomor 3 dari kiri), saat berad di pos check point bersama tim relawaan antasipasi penyebaran wabah virus corona (gus)

Sekretaris Desa Plumbon Ninik Masruroh (nomor 3 dari kiri), saat berad di pos check point bersama tim relawaan antasipasi penyebaran wabah virus corona (gus)

Sehingga didiriakan dua pos check point antara lain di lingkungan RT. 01 RW. 01 Dusun Plumbon, tepat berada di pintu masuk desa dan di lingkungan RT. 04. RW. 02 Dusun Tuyono. “ Dusun Tuyono, banya dikunjungi para pemancing ketika hari Sabtu dan hari Minggu,” ucapnya Rabu (01/07/2020) siang

“ Alhamdulillah, hasil check point selam PSBB berlangsung sampai new normal saat ini. Hasil catatan dari dua pos check point yang melibatkan tim relawan dari unsur Polri, TNI, Pemdes Linmas, Petugas Kesehatan, BPD, RT, RW dan lainnya adalah negative. Artinya tidak ada temuan yang positif setelah dilakukan pengecekan suhu badan ,” terang Ninik Masruroh

Diungkapkan Ninik Masruroh, Pemerintah Desa Plumbon sebelumnya telah melakukan sosialisasi, membagikan masker, penyemprotan disinfektan pada rumah-rumah warga. Terkait pelanggaran-pelangaran warga maupun terhadap pengguna jalan, yang tidak memakai masker memang cukup banyak. Namun mereka diberikan sanksi teguran, dan diberikan masker secara gratis, jelasnya

“Kami selaku Pemerintah Desa Plumbon menghimbau pada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan-peraturan yang ada, agar kita semua terhindar dari wabah virus corona ( Covid-19). Meskipun dimasa new normal sesuai protokol kesehatan, sebaiknya berpola hidup sehat,bersih, kerap mencuci tangan, jaga jarak, menggunakan masker jika bepergian, “tambahnya (gus/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler