Connect with us

Pemerintahan

Enam Perusahaan Raih Penghargaan Green Industri dan SKPL

Diterbitkan

||

PENGHARGAAN - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah didampingi Ketua DPRD Sidoarjo, Usman memberikan penghargaan untuk 6 perusahaan kategori green industri dan SKPL di Hotel Luminor, Sidoarjo, Senin (2/12/2019)
PENGHARGAAN - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah didampingi Ketua DPRD Sidoarjo, Usman memberikan penghargaan untuk 6 perusahaan kategori green industri dan SKPL di Hotel Luminor, Sidoarjo, Senin (2/12/2019)

Memontum SidoarjoPemkab Sidoarjo memberikan penghargaan kepada 6 perusahaan yang dinilai sangat baik dalam pengelolaan lingkungan dan penghijauan di lingkungan perusahaan. Rinciannya, tiga perusahaan dinilai telah menerapkan Green Industry dan 3 perusahaan dinilai menerapkan Status Kinerja Pengelolaan Lingkungan (SKPL).

Pemberian penghargaan ini merupakan upaya Pemkab Sidoarjo meningkatkan kesadaran badan usaha agar tertib dalam penerapan dokumen lingkungan di setiap perusahaan. Keenam perusahaan yang dapat penghargaan itu, diantaranya, 3 perusahaan kategori SKPL Award 2019 dengan terbaik pertama PT Union Oil, kedua PT Alter Trade Indonesia, ketiga PT Trias Sentosa. Sedangkan penghargaan kategori Green Industry diberikan kepada 3 perusahaan, terbaik pertama PT Asahimas Flat Glass, kedua PT Interbat dan ketiga PT Mega Surya Mas.

“Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo sebelumnya memverifikasi terhadap ratusan pabrik di Sidoarjo. Tim penilai bekerja mengecek langsung ke lokasi. Ada seratusan pabrik, hasilnya ada enam perusahaan yang mendapat nilai tertinggi implementasi dokumen lingkungan hidup,” terang Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan, Senin (2/12/2019).

Bagi mantan Kepala Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo ini, setiap badan usaha memiliki kewajiban mengelola tempat usahanya sesuai dengan dokumen lingkungan yang diterbitkan DLHK. Pemberian penghargaan ini baru pertama digelar. Penghargaan diserahkan langsung Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah ke perwakilan perusahaan.

“Dalam Sosialisasi Sidoarjo Green Industri melibatkan 160 perusahaan,” tegasnya.

Sementara Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengapresiasi langkah DLHK memberikan penghargaan kepada perusahaan yang dinilai menerapkan dokumen lingkungan hidup. Baginya, salah satu syarat yang harus dipenuhi badan usaha adalah melengkapi dokumen lingkungan kemudian menerapkan di lapangan.

“Pemberian penghargaan ini akan memotivasi perusahaan lainnya. Bagi perusahaan yang mendapat nilai baik akan mendapat predikat Taat. Sedangkan perusahaan yang masih mendapat nilai buruk mendapat predikat Tidak Taat. Perusahaan yang mendapat penilaian buruk akan ditegur hingga mendapat sanksi administrasi,” tandasnya. Wan/yan

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Banjir Berhari-Hari, Dinas PUBM dan SDA Bakal Kerahkan Pompa Penyedot dan Normalisasi Sungai

Diterbitkan

||

Banjir Berhari-Hari, Dinas PUBM dan SDA Bakal Kerahkan Pompa Penyedot dan Normalisasi Sungai
NORMALISASI - Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin didampingi sejumlah kepala dinas dan Forkopimka Tanggulangin mengecek banjir berhari-hari di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (26/1/2020)

Memontum Sidoarjo – Belum surutnya air banjir yang menggenagi dua desa, yakni Desa Kedungbanten dan Desa Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin dalam beberapa hari ini membuat Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengupayakan langkah alternatif. Yakni memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) untuk melakukan penyedotan air banjir itu.

Upaya ini dilakukan agar aktifitas sekolah di SMPN 2 Tanggulangin di Desa Kedungbanteng segera bisa berjalan normal, termasuk aktifitas warga di dua desa hingga saat ini yang masih terganggu itu. Meski tidak ada warga yang mengungsi, tetapi warga berharap Pemkab Sidoarjo bergerak cepat menangani permasalahan banjir yang rutin setiap tahun terjadi di dua desa itu.

NORMALISASI - Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin didampingi sejumlah kepala dinas dan Forkopimka Tanggulangin mengecek banjir berhari-hari di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (26/1/2020)

NORMALISASI – Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin didampingi sejumlah kepala dinas dan Forkopimka Tanggulangin mengecek banjir berhari-hari di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Minggu (26/1/2020)

Cak Nur seusai mengumpulkan Dinas PUBM dan SDA, Dinas Pendidikan, BPBD, Camat Tanggulangin serta pemerintah desa setempat menyampaikan, pembangian tugas untuk masing-masing instansi sudah dilakukan.

“Pemerintah desa bersama warga kerja bhakti memasang sandbag. Sedangkan Dinas PUBM dan SDA melakukan upaya nyata untuk menyedot air diarahkan ke kali Kedungbanteng dan Kedungpeluk. Selasa depan sudah bisa dimulai, ” kata Nur Ahmad Syaifuddin saat mengunjungi SMPN 2 Tanggulangin, Minggu (26/1/2020).

Cak Nur berharap dengan kerja bareng air segera surut. Setelah itu harus ada kajian bersama terkait penyebab banjir yang menggenangi SMPN 2 Tanggulangin di Desa Kedungbanteng dan Desa Banjarasri ini.

“Penyebab banjir sementara disebabkan karena pendangkalan kali dan air pasang. Kegiatan belajar mengajar masih berjalan normal, karena banyak ruangan yang tidak tergenangi air. Siswa yang kelasnya terendam banjir untuk sementara siswa belajar di dalam masjid sekolah,” imbuhnya.

Sementara Kepala BPBD Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito menegaskan berdasarkan data yang disampaikan pihak Pemdes ada sejumlah RT di dua desa yang rumahnya terendam air. Yakni desa Banjarasri sebanyak lima RT dan Desa Kedungbanteng ada tiga RT.

“Karenanya BPBD Sidoarjo membantu 250 paket yang dibagikan ke warga sekitar. Bantuan berupa sembako seperti beras dan minyak. Sedangkan Dinas Kesehatan membuka posko layanan kesehatan untuk melayani warga yang mengeluhkan gatal-gatal di kulit,” tandasnya. Wan/yan

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Puluhan UMKM Sidoarjo Ramaikan Pameran Kadin PB di Parkir Transmart

Diterbitkan

||

Puluhan UMKM Sidoarjo Ramaikan Pameran Kadin PB di Parkir Transmart

Memontum Sidoarjo – Kamar Dagang Indonesia Paradigma Baru (Kadin PB) Sidoarjo menggelar Pemeran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di di Parkir Barat Transmart, Sidoarjo, Sabtu (25/01/2020). Kegiatan yang bakal berlangsung hingga 1 Februari 2020 ini, diikuti sekitar 85 UMKM. Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian UMKM di Sidoarjo.

Acara ini dibuka Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin. Acara UMKM Award ini diikuti 85 UMKM Sidoarjo. Selain itu, juga ada Bazar Sembako Murah, Pesta Durian serta Santunan Anak Yatim.

TINJAU - Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin meninjau satu per satu dari 85 UMKM yang ikut pameran di Parkir Barat Transmart, Sidoarjo, Sabtu (25/1/2020)

TINJAU – Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin meninjau satu per satu dari 85 UMKM yang ikut pameran di Parkir Barat Transmart, Sidoarjo, Sabtu (25/1/2020)

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim, Dr Maspurnomo Hadi mengapresiasi Kadin PB Sidoarjo yang menyelenggarakan Umkm Award Tahun 2020. Baginya, UMKM Award menjadi media untuk memotivasi para pelaku UMKM Sidoarjo agar semakin berdikari dalam mengembangkan usahanya.

“Pertumbuhan UMKM di Jatim sebesar 9,7 juta pelaku. Rinciannta 95 persen di Usaha Mikro berada di kabupaten/kota, 3 persen Usaha Kecil, 1,8 persen Usaha Menengah, 0,2 persen usaha bersama. Karenanya, perlu dukungan bagi para pelaku UMKM ini. Juga perlu sentuan bersama melaui pembinaan, terutama usaha mikro agar naik kelaskan menjadi usaha kecil,” katanya.

Maspurnomo berharap dalam setiap pameran UMKM, perlu adanya edukasi pembekalan mengenai BPOM, sertifikasi halal produk dan kemasan.

“Disamping menjual produk-produk UMKM. Termasuk pengetahuan sumber daya pelaku UMKM juga perlu ditingkatkan di era Industri 4.0 ini,” pintanya.

Sementara Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengapresiasi atas terselenggaranya UMKM Award ini. Kegiatan ini dalam rangka mendorong pelaku UMKM semakin sejahtera. Selain itu, kegiatan ini dapat mendorong daya saing usaha kecil dan menengah agar menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

“Kami juga berharap UMKM Sidoarjo bersaing di pasaran. Baik pasar lokal, nasional maupun internasional. Produk lokal harus mendapatkan pebdampingan pemerintah, Kadin dan stakeholder mulai produksi, pemasaran dan lain-lainnya. Produk UMKM harus berkualitas dan bersaing dengan produk lainnya,” tegasnya.

Selain itu, Cak Nur berharap Kadin PB Sidoarjo kedepan dapat bermanfaat dan memberikan kesejahteraan bagi pelaku UMKM Sidoarjo.

“Sekaligus dapat bersaing di era ditigalisasi,” tandasnya. Wan/yan

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pemkab Ciamis Jabar Belajar Program Parkir Berlangganan di Sidoarjo

Diterbitkan

||

Pemkab Ciamis Jabar Belajar Program Parkir Berlangganan di Sidoarjo

Memontum Sidoarjo – Pemkab Ciamis, Jawa Barat berencana bakal menerapkan program Parkir Berlangganan. Untuk itu, rombongan DPRD Kabupaten Ciamis menggelar Kunjungan Kerja (Kunker) di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.

Salah satunya ke Sidoarjo. Hal ini untuk mempelajari perumusan kebijakan dan pengelolaan teknis Parkir Berlangganan itu.

Rombongan tamu ini dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana. Rombongan diterima Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin di ruang ransit Pendopo Delta Wibawa, Rabu (22/1/2020).

“Saat ini Pemkab Ciamis sedang menyusun Peraturan Daerah (Perda) untuk retribusi parkir berlangganan. Setelah kami amati, beberapa daerah yang menerapkan program ini, kami memilih Sidoarjo yang lama menerapkan parkir berlangganan. Apalagi, kami anggap berhasil,” katanya, Rabu (22/1/2020).

Dalam kunjungan ini membawa unsur Wakil dan anggota DPRD serta OPD terkait.

“Kami meminta penjelasan dan penerapan serta pengelolaan secara teknis Perda Parkir berlangganan itu,” pintanya.

Sementara Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menerima tamu ini didampingi Asisten I, Kepala Dishub Sidoarjo dan Kabag Pemerintahan. Cak Nur mengungkapkan parkir berlangganan di Sidoarjo ini sudah berjalan 10 tahun. Saat ini sedang melangkah yang lebih baik dengan sistem E parkir masih dalam tahap kajian.

“Mudah-mudahan bulan Juni ini bisa diterapkan. Kelemahan parkir berlangganan ada di praktek lapangan. Namun demikian, parkir berlangganan ini memberi masukan yang sangat besar sekali untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sidoarjo, M Bahrul Amig menegaskan parkir berlangganan di Sidoarjo hingga saat ini ada 279 titik parkir dengan 530 Juru Parkir (Jukir) dan 106 Pengawas Parkir.

“Juru Parkir dan Pengawas di Sidoarjo digaji sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Saat ini program parkir berlangganan dihentikan DPRD Sidoarjo karena dinilai kurang efektif. Tapi, kami sudah menyiapkan e parkir yang lebih bagus,” tandasnya. Wan/yan

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler