Connect with us

Pemerintahan

Soal Tumpukan Sampah Krian, DLHK Salahkan Kelurahan dan Kecamatan

Diterbitkan

||

RAKOR - Perwakilan RW Krajan Barat, Krajan Tengah dan Ngingas serta Kelurahan/Kecamatan Krian turut Rapat Koodinasi (Rakor) pembuangan sampah bersama Kabid Kebersihan DLHK di Kantor Dinas DLHK Sidoarjo, Rabu (15/7/2020)
RAKOR - Perwakilan RW Krajan Barat, Krajan Tengah dan Ngingas serta Kelurahan/Kecamatan Krian turut Rapat Koodinasi (Rakor) pembuangan sampah bersama Kabid Kebersihan DLHK di Kantor Dinas DLHK Sidoarjo, Rabu (15/7/2020)

Memontum Sidoarjo – Sebanyak 12 perwakilan warga Krajan Barat, Ngingas dan Krajan Tengah, Kelurahan/Kecamatan Krian mengikuti rapat koordinasi (rakor) soal pembuangan sampah warga Kelurahan Krian di gedung lantai 2 Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebesihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo, Rabu (15/7/2020). Rakor dipimpin Kabid Kebersihan DLHK Pemkab Sidoarjo Feri Prasetiya Budi.

Rakor ini bermula dari keluhan warga lingkungan setempat karena adanya tumpukan sampah hampir menggunung dan berserakan dibahu JL Moh Yamin (Krian-Sidoarjo) yang tak kunjung diangkut. Namun, kini lokasi tempat pembuangan sampah sementara di Krajan Barat itu, sudah terangkut bersih. Hanya ada potongan bambu segi tiga terbalik yang terpasang dan spanduk bertuliskan ‘Dilarang Buang Sampah’.

Fery Susanto (28) warga setempat mengatakan tumpukan sampah baru diangkut semalam. Pengangkutan itu dilaksanakan petugas DLHK.

“Dini hari tadi, baru selesai pengangkutan sampahnya,” katanya.

Kabid Kebersihan, DLHK Pemkab Sidoarjo Feri Prasetiya Budi mengaku sebenarnya masalah tempat pembuangan sampah sementara di Kelurahan Krian sesuai Perbup Nomor 22 Tahun 2020 tanggung jawab pihak Kelurahan/Kecamatan. Perbup itu mengatur tentang pelimpahan kewenangan Bupati kepada Kecamatan/Kelurahan.

“Harus dipahami dan mencari jalan terbaik untuk tempat pembuangan sampah sementara. Karena tidak semestinya dan selayaknya disity jadi tempat pembuangan sampah. Untuk sementara dipindah ke Krengseng, Krian. Tempat itu bakal diberi tanaman (ruang terbuka hijau) agar warga tidak membuang sampah lagi di lokasi yang sudah dibersihkan,” tegasnya.

Feri berharap warga Kelurahan Krian yang membuang sampah sembarangan diberi surat peringatan dan sanksi sosial agar memberikan efek jera. Apalagi, DLHK sudah memberikan mobil angkut sampah ke kecamatan/ kelurahan.

“Itu bisa dimanfaatkan dengan baik. Sampah yang akan dibuang harap sudah dipilah antara sampah basah dan kering agar petugas yang akan membuang di TPST Krengseng bisa bekerja dengan cepat. Karena tidak perlu memilah sampah lagi,” pintahnya.

Perwakilan Kecamatan Krian, Hartatik mengaku berdasarkan Perbup Nomor 22 Tahun 2020 tentang Lingkungan Hidup berbunyi pembinaan, pengurangan dan penanganan sampah di wilayah (DLHK) salah satu rincian kewenangan bupati yang dilimpahkan kepada kecamatan.

“Kami sempat kaget ditanya Camat Krian tentang pelimpahan kewenangan (sampah) ini kepada pihak kecamatan di media,” katanya.

Kasubag Pemerintahan Setda Sidoarjo Vira Murti AK menegaskan sesuai Perbup pelimpahan Bupati ke Camat permasalahan sampah di Kelurahan Krian bisa dikoordinasikan. Bagi Vera sebenarnya penanganan sampah bisa dianggarkan swakelola masing-masing lingkungan. Kalau tidak mampu bisa mengajukan permohonan (diusulkan) ke Kecamatan/Kelurahan karena ada Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 366 juta.

“Kalau belum ada rencana kerjanya, bisa dimasukkan. Kalau tahun ini tidak dianggarkan karena sudah ada prioritas pembangunan sarana dan prasarana maka saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) diusulkan. Kalau tidak mampu di Kecamatan,” tandasnya. Wan/yan

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pemerintahan

Apel Perdana Usai Libur Lebaran, Bupati Sidoarjo Motivasi OPD untuk Tingkatkan Kinerja

Diterbitkan

||

oleh

Apel Perdana Usai Libur Lebaran, Bupati Sidoarjo Motivasi OPD untuk Tingkatkan Kinerja
MOTIVASI: Bupati Sidoarjo, Gus Mudhlor, saat koordinasi bersama jajaran Pemkab Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa. (memontum.com/zal)

Memontum Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Ahmad Mudhlor Ali, memimpin apel perdana di hari pertama paska libur Lebaran di Alun-alun Sidoarjo, Senin (09/05/2022) tadi. Dalam kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh ASN untuk senantiasa meningkatkan kinerja.

“Pasca Lebaran, maknai momen ini dengan semangat baru dan mentalitas kinerja lebih baik. Pasalnya, harus ada perubahan pembangunan ke arah lebih baik dan jangan hanya baju saja yang baru,” ungkap Gus Mudhlor-sapaan akrab Bupati Sidoarjo.

Menurut bupati, sebelumnya banyak keputusan berani dalam kebijakan program pembangunan kurang tampak. Pasalnya, mentalitas penakut seperti itu harus dikikis. Sehingga, nantinya masyarakat cepat bisa menikmati pembangunan.

Dengan adanya keterlambatan keputusan yang seharusnya sudah ada tindak lanjut, maka Gus Mudhlor mempertimbangkan tidak melakukan kebijakan WFH (Work From Home) dan WFO (Work From Office) dalam SE Kemendagri tentang penyesuaian sistem kerja ASN selama arus balik idul fitri 1443 H yang dimulai 9-13 Mei 2022.

“Pemkab Sidoarjo tetap melakukan pelayanan tatap muka, meskipun daerah lain WFH ini akibat imbas pekerjaan rumah yang belum selesai,” tegas Bupati muda tersebut.

Baca juga :

Di sisi lain, dirinya mengungkapkan perkembangan pembangunan Kabupaten Sidoarjo, yang saat ini sedikit membuatnya bangga. Pasalnya sudah banyak pembangunan yang sudah dimimpikan masyarakat Sidoarjo tengah terwujud.

Salah satunya, urai bupati, pembangunan RSUD Sidoarjo Barat di Kecamatan Krian. Frontage road Waru-Buduran yang terwujud di masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Subandi. Namun dikatakannya itu semua bukan hanya prestasi dirinya, tetapi prestasi seluruh ASN Sidoarjo.

“Pada perjalanan 14 bulan belakangan, sudah banyak sejarah yang sudah ditorehkan, kalau rumah sakit Sidoarjo Barat di cita-citakan 2016-2017, terkabulnya tahun 2021, ada juga frontage yang ditahun 2013 di cita-citakan, mulai terwujudnya ditahun 2021, ada juga fly over Krian yang di cita-citakan 26 tahun lalu, mulai ada titik terangnya di tahun 2021, ada juga pembangunan fly over Aloha yang di cita-citakan sekian tahun yang lalu juga ada titik terangnya di tahun 2021,” ujarnya.

Disela acara, Bupati Mudhlor mengucapkan minal aidzin wal faidzin, taqabbalallahu minna wa minkum ya karim. Dirinya memohon maaf lahir dan batin bila selama 14 bulan memimpin ada salah yang tidak disengaja.

“Mohon maaf sebesar-besarnya pada perjalanan 14 bulan ini kalau ada salah dari kami baik secara pribadi maupun secara organisasi, sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya,” paparnya. (zal/sit)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Migor Langka, Gubernur Jatim bersama Bupati Mudhlor Disambati Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo

Diterbitkan

||

oleh

Migor Langka, Gubernur Jatim bersama Bupati Mudhlor Disambati Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo
SIDAK: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bersama Bupati Sidoarjo, Ahmad Mudhlor Ali saat Sidak Pasar Larangan Sidoarjo. (memontum.com/zal)

Memontum Sidoarjo – Sebagai upaya meminimalisir harga kebutuhan bahan pokok di pasaran masih aman, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dengan didampingi Bupati Sidoarjo, Ahmad Mudhlor Ali, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Larangan Sidoarjo, Sabtu (02/04/2022) tadi. Hal tersebut dilakukan, menjelang Bulan Suci Ramadan 1443 Hijriyah, yang biasanya kebutuhan pokok tersebut dimungkinkan ada kenaikan.

Oleh karenanya, Sidak tersebut dilakukan dengan berkeliling pasar sambil menyapa, kemudian berdialog dengan para pedagang yang ada di pasar. Sementara rata-rata keluh kesah pedagang, soal kebutuhan bahan pokok dan keluhan stok minyak goreng yang sangat terbatas dipasaran.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengunjungi pedagang daging sapi dan ayam. Disinyalir, harga kedua kebutuhan daging tersebut menjelang Ramadan, terdapat kenaikan.

“Minyak goreng ini masih menjadi persoalan nasional. Mudah-mudahan bisa disuplai lebih cepat lebih merata. Semoga masuk Bulan Ramadan ini, mendapat suplai yang proporsional sesuai dengan kebutuhan minyak goreng di Jawa Timur sebanyak 59 ribu ton,” ungkap Gubernur Jatim Khofifah.

Baca juga :

Disampaikan juga, semua logistik bahan pangan di Pasar Larangan Sidoarjo, untuk harga dan suplai semua aman, stabil, kecuali minyak goreng, terutama minyak goreng curah. Ada yang dua minggu, bahkan sebulan tidak mendapat suplai minyak goreng curah.

“Pedagang beli minyak gorengnya saja ada yang beli Rp 25.000 per liter dan pasti mereka menjual ada margin dari yang mereka beli. Persoalan minyak goreng masih menjadi Pekerjaan rumah kita,” tuturnya.

Masih kata Khofifah, kalau untuk daging sapi suplai dan harganya stabil, daging ayam yang sedikit diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kemarin masih dalam standart HET, tapi hari ini ada kenaikan Rp 3000 per kilo dari HET.

Sementara harga telur ayam di bawah HET, sedikit berkisar Rp 23 ribu per kilo. Bawang merah hari ini stabil dan cenderung sedikit mengalami penurunan. Harga cabe, beras dan gula saat ini suplai dan harganya masih normal. Termasuk, untuk daging sapi dan daging ayam. (zal/sit)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Bupati Sidoarjo Terima Penghargaan SIWO PWI Jatim

Diterbitkan

||

oleh

Bupati Sidoarjo Terima Penghargaan SIWO PWI Jatim
PENGHARGAAN: Plt Kadis Kominfo Sidoarjo, Ahmad Misbahul Munir, saat mewakili Bupati Sidoarjo menerima penghargaan dari SIWO PWI. (memontum.com/zal)

Memontum Sidoarjo – Bangkitnya kembali olah raga di Sidoarjo, khususnya sepak bola, tidak luput dari tangan dingin Bupati Muda Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Melalui kerja kerasnya, bupati tidak segan-segan memberikan suport dan dukungan, seperti saat tim sepak bola Deltras FC sedang promosi Liga Indonesia 2.

“Bila dikelola dengan baik, maka olah raga akan membawa prestasi,” ujar Bupati Sidoarjo.

Seperti diketahui, klub kebanggaan arek Deltamania (sebutan suporter, red) Sidoarjo yakni Deltras FC, menjalani promosi ke Liga 2. Iklim dunia persepakbolaan di Kabupaten Sidoarjo, pun seolah hidup kembali.

Karena motivasi dan semangat tersebut, apresiasi pun diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Bupati pun dinobatkan sebagai Tokoh Kepala Daerah Penggerak Olahraga Jawa Timur.

Baca juga:

Penghargaan sendiri, rencananya akan diberikan langsung dalam acara Giri Pancasuar Awards & SIWO PWI Jatim Awards, yang diselenggarakan di kota Pudak, Kabupaten Gresik pada Kamis (24/03/2022) malam. Namun, karena Bupati Sidoarjo tidak bisa menghadiri acara itu, penerimaan penghargaan pun diwakilkan kepada Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ahmad Misbahul Munir.

Sehingga, tanpa mengurangi rasa hormat Gus Muhdlor kepada pengurus PWI dan SIWO Jatim, yang saat itu sedang berada di Jakarta. Gus Muhdlor, menyampaikan terima kasih kepada PWI Jatim, atas dukungan dan perannya dalam mengawal pemberitaan olah raga di Sidoarjo.

“Penghargaan ini sebenarnya untuk warga Sidoarjo, dengan semangatnya menghidupkan lagi olah raga, khususnya sepakbola,” terang Bupati Sidoarjo, melalui Ahmad Misbahul Munir. (zal/sit)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler