Connect with us

Hukum & Kriminal

Juragan Panti Pijat Mati, Pembantu Dibekuk di Bali

Diterbitkan

||

EVAKUASI - Sejumlah tim Inafis Polresta Sidoarjo saat mengevakuasi jenazah Mahdalena Tien Kertini (66) yang tewas di dalam kamar rumahnya sendiri di JL Brigjend Katamso, Dusun Bandilan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (24/7/2020) malam kemarin
EVAKUASI - Sejumlah tim Inafis Polresta Sidoarjo saat mengevakuasi jenazah Mahdalena Tien Kertini (66) yang tewas di dalam kamar rumahnya sendiri di JL Brigjend Katamso, Dusun Bandilan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (24/7/2020) malam kemarin

Memomtum Sidoarjo – Dalam waktu tiga hari Unit Reskrim Polsek Waru dibantu anggota Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap perempuan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan pemilik panti pijat, Mahdalena Tien Kertini (66). Pemilik kos-kosan ini tewas di dalam kamar lantai rumahnya di JL Brigjend Katamso, Dusun Bandilan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jumat (24/07/2020) malam.

Dugaan awal pelaku pembunuhan orang dekat korban. Bahkan pelaku kesehariannya sering bersama korban. Penyidik Unit Reskrim Polsek Waru dan Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo mencurigai pembantu korban, HS. Karena sebelumnya dia bersama korban, mendadak tiba-tiba menghilang.

Kini pembantu korban itu, berhasil diringkus polisi. HS bersama suaminya, SD berhasil diamankan polisi di Bali, Minggu (26/07/2020) malam. Petugas Unit Reskrim Polsek Waru dibantu Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo menjemput keduanya di Pulau Dewata itu.

“Memang benar pembantu korban bersama suaminya berhasil kami amankan di Pulau Dewata (Bali),” ujar Kapolsek Waru, Kompol Anwar Sudjito, Senin (27/07/2020).

Lebih jauh, Anwar Sudjito mencerita Pasangan Suami Istri (Pasutri) itu, ditangkap saat hendak melarikan diri ke Kalimantan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kaburnya pembantu korban yang secara tiba-tiba itu, membuat pihak kepolisian semakin curiga.

“Karena sejumlah barang milik pembantu korban itu masih berada di rumah korban semuanya,” imbuhnya.

Hingga saat ini, kata Anwar pihaknya sudah memeriksa sedikitnya tiga orang saksi. Yakni mulai penghuni kos hingga orang dekat korban. Kali ini polisi akan segera melakukan penyidikan kedua orang yang sempat melarikan diri keluar kota itu.

“Sesampai di Sidoarjo, keduanya akan segera kami periksa terkait atas kematian korban itu,” tegasnya.

Baca : Pemilik Rumah Pijat Bu Natus di Waru Sidoarjo Tewas di Kamar Terkunci dari Luar

Sementara Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKPAmbuka Yudha Hardi Putra mengaku pihaknya bakal terus memantau kasus yang saat ini ditangani Polsek Waru itu. Sejumlah anggota Unit Resmob Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo disiapkan untuk ikut membantu proses penyelidikan jika dibutuhkan.

“Prosesnya akan ditangani Polsek Waru. Tapi kalau membutuhkan anggota dari Polresta Sidoarjo, kami siap untuk membantu penyelidikan hingga terungkap pelakunya,” tandasnya. Wan/yan

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Dikira Tidur, Pria Jati Alun-Alun Meninggal dalam Mobil

Diterbitkan

||

oleh

mobil saat ditemukan warga Desa Kedensari.(gus)
mobil saat ditemukan warga Desa Kedensari (gus)

Memontum Sidoarjo – M. Kolik (65), pria asal Desa Jati Alun-Alun, Kecamatan Prambon ditemukan tergeletak di atas jok belakang kemudi. Belakangan diketahui kondisinya tidak bernyawa didalam mobil Suzuki Ertiga warna putih Nopol W 1608 R, saat parkir di jalan raya Pasar Wisata, Desa Kedensari, Tanggulangin, Rabu (12/08/2020) sore.

“Mobil itu parkir sejak pagi, hingga siang kok tetap disitu. Saya merasa penasaran dan curiga. Setelah itu, diketuk pintu, dan kaca mobil tersebut tapi tidak ada jawaban. Orang itu posisinya tergeletak, seperti orang tidur. Kemudian temuan itu, dilaporkan ke Polsek Tanggulangin,” ujar Nono warga setempat.

DITEMUKAN : Kondisi korban

DITEMUKAN : Kondisi korban

Menurut keterangan beberapa saksi di lokasi, korban sebelum ditemukan meninggal, warga mendapati mobil itu, parkir sekitar pukul 10.00 WIB.

“Selanjutnya sekitar pukul 14.00 WIB, warga merasa curiga menghampiri mobil tersebut. Kemudian mengetuk-ngetuk pintu mobil, namun tidak ada jawaban,” kata Kapolsek Tanggulangin AKP Eka Wira Dharma Sibrani melalui ponselnya.

Awalnya dikira sopir itu sedang tertidur, karena posisinya sedang tergeletak di atas jok mobil dan tidak bergerak. Tidak lama Polsek Tanggulangin mendapatkan laporan dari warga dan langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Setelah dilakukan olah TKP, terang Wira, di tubuh korban tidak ditemukan luka-luka atau bekas penganiayaan. Akan tetapi ditemukan beberapa obat, diduga korban ini memiliki riwayat penyakit jantung.

“Jenazah korban dilarikan ke RS. Bhayangkara Pusdik Gasum Porong guna dilakukan visum,” jelas Wira kepada Memo X  (gus/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Cemburu, Bunuh Kekasih

Diterbitkan

||

oleh

Cemburu, Bunuh Kekasih
CEMBURU - Tersangka Bayu I (32) warga Karangploso, Malang yang diduga membunuh kekasihnya sendiri, Irene Siska Windyastuti (43) saat dipamerkan Kapolresta Sidoarjo, Kompol Sumardji bersama sejumlah barang buktinya, Rabu (12/08/2020)

Kematian Manajer Cantik di Sedati Terkuak

Memontum Sidoarjo – Tersangka kasus pembunuhan, Bayu I (32) warga Karangploso, Malang mengaku cemburu berat terhadap korban pembunuhan yang tak lain adalah kekasihnya sendiri, Irene Siska Windyastuti (43). Karena itu, Alumnus Informatika itu kalap hingga membunuh manajer perusahaan susu cantik warga asal Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo yang kontrak di Perumahan Alam Juanda Blok BB-10, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo lokasi ditemukannya korban meninggal dunia 1 Juli 2020 lalu.

“Tersangka ini tega membunuh korban karena termakan rasa cemburu kepada korban yang masih orang dekatnya meski bukan pasangan suami istri,” ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji saat merilis kasus penangkapan tersangka di Polresta Sidoarjo, Rabu (12/08/2020).

Sumardji menceritakan kasus pembunuhan bermula saat tersangka datang di rumah kontrakan korban 27 Juni 2020 malam. Saat mengetuk pintu rumah kontrakan korban melihat dua orang laki-laki yang keluar dari rumah korban.

Mengetahui hal itu, tersangka merasa cemburu akan tetapi masih bisa menahan dan mengendalikan dirinya. Kemudian tersangka masuk ke dalam rumah korban dilanjut makan malam dan minum minuman keras hingga bermalam di lokasi kejadian.

“Keesokan harinya saat korban memasak tersangka tidur-tiduran di Sofa rumah kontrakan korban. Saat itu tersangka mencium ada bau seperti sperma. Seketika tersangka naik pitam dan menjegal korban hingga membekap korban hingga meninggal dunia di ruang tamu itu,” tegasnya.

Mengetahui korban meninggal, tersangka kabur menggunakan mobil Honda HRV milik korban. Karena itu, tersangka dijerat pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 unit Mobil Honda HRV Warna Hitam Mutiara bernopol L-1487-IU Tahun2018, 1 lembar STNK Mobil HRV, sebuah kartu Flaz BCA dengan nomor: 0145000127051858.

“Saat ditangkap tersangka tidak ada perlawanan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kematian korban kali pertama diketahui adik iparnya, Adi Wicaksono Rabu (01/07/2020). Saat itu, korban tidak bisa dihubungi saksi. Ketika dicek di rumahnya ternyata korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Korban tergeletak di ruang tamu rumahnya. Korban diduga meninggal dunia karena dibunuh dengan bukti sejumlah memar yang di leher dan tubuh korban. (wan/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Truk Tangki As Patah, JL Raya Balongbendo Macet

Diterbitkan

||

oleh

EVAKUASI - Sejumlah anggota Lantas Polsek Balongbendo menggelar olah TKP Truk Tangki yang patah di perempatan Pos Polisi JL Raya Surabaya-Mojokerto, Desa Bakalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (11/08/2020) sore
EVAKUASI - Sejumlah anggota Lantas Polsek Balongbendo menggelar olah TKP Truk Tangki yang patah di perempatan Pos Polisi JL Raya Surabaya-Mojokerto, Desa Bakalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (11/08/2020) sore

Memontum Sidoarjo – Nasib apes dialami Munib (48) warga JL Tirtayasa Gang H Muis Campang Raya, Kota Bandar Lampung. Hal ini karena sopir ini berencana hendak kirim cairan kimia terhambat.

Truk gandeng tangki warna merah putih bernopol S 8498 UW yang dikemudikannya mengalami kecelakaan tunggal di perempatan Pos Polisi JL Raya Surabaya – Mojokerto, Desa Bakalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (11/08/2020).

Kecelakaan bermula truk gandeng tangki melaju dari Surabaya menuju Mojokerto. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga truk tangki menyenggol median jalan lantaran sopir kurang hati-hati saat berkendara.

“Truk tangki (gandeng) itu tiba-tiba menabrak median jalan (tengah) hingga sopir tidak bisa mengendalikan kemudinya. Akhirnya gandengan belakang tepat di tengah median jalan,” ujar Husain kepada Memo X, Selasa (11/08/2020) sore.

Lebih jauh Husain menjelaskan, kemudian As belakang patah dan copot. Beruntung As belakang gandengan tangki truk tidak sampai roboh karena adanya muatan itu.

Sopir truk gandeng tangki begitu mengetahui langsung turun melihat ke belakang kondisi mobilnya. Kemudian, sopir menghubungi manajemen perusahaan menceritakan kejadian ini sambil menepi.

Usai mendapat laporan kecelakaan tunggal, petugas Unit Lantas Polsek Balongbendo langsung mengurai kemacetan. Selain itu memintai keterangan sopir dan para saksi kejadian.

“Kami langsung menggelar olah TKP dan mengorek keterangan sopir dan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian ini. Diduga kecelakaan kurang hati-hatinya sopir dalam berkendara,” tandas salah satu petugas Lantas Polsek Balongbendo.

Diketahui sudah 3 hari pekerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi Jatim mengerjakan median jalan sepanjang jalan Surabaya- Mojokerto yang berantakan. Pengerjaan penambalan jalan nasional ini di depan Koramil Balongbendo dengan alat berat (begho).

Sehingga tepat di depan Makam Desa Suwaluh arus lalu lintas ditutup dari arah Surabaya ke Mojokerto diarahkan ke kanan jalan melawan arus yang dari arah Mojokerto dengan sistem buka tutup. (wan/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler