Berita
Jatah Mamin Korban Covid-19 Dihentikan

LSM Seven Gab Sidoarjo Ancam Demo
Memontum Sidoarjo – LSM Seven Gab Sidoarjo Sidoarjo begitu peduli terhadap korban Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan kegiatan sosialiasi pencegahan dan pendampingan terhadap warga Sidoarjo yang terpapar virus corona. Oleh sebab itu begitu mendengar adanya penghentian jatah makan dan minum (Mamin) terhadap warga yang isolasi mandiri, anggotanya langsung melakukan investigasi.
Padahal sebelumnya jatah Mamin terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar virus corona diberikan rutin selama 14 hari. Mereka diberikan jatah makan nasi kotak 3 kali sehari yang dikelola gugus tugas tingkat desa.
Seperti yang dialami Afit Mujiono. Warga RT 16/RW 05 Desa Kebonagung Kecamatan Sukodono harus menjalani isolasi mandiri setelah istrinya meninggal dan dinyatakan terpapar covid oleh pihak RSUD Sidoarjo, Selasa (14/7/2020).
Usai istrinya dimakamkan, Afit diminta untuk melakukan isolasi mandiri oleh Bidan Desa Kebonagung. Kepada kerabatnya, Afit mengaku selama isolasi mandiri kebutuhan makan dan minum ditanggung desa yang dikoordinasi oleh bidan Desa.
Namun kini, jatah Mamin untuk warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terpapar virus corona dihentikan. Sayangnya para pemangku kebijakan di tingkat desa tidak ada yang berani bersuara karena takut mendapat sanksi dari pejabat Pemkab Sidoarjo.
Mereka akhirnya datang ke sekretariat LSM Seven Gab Sidoarjo di kawasan GOR Gelora Delta. Komitmennya, mereka meminta namanya untuk tidak dipublikasikan.
Moh Sugito, Koordinator LSM Seven Gab menyatakan, salah satu materi yang diadukan adalah penghentian Mamin warga yang isolasi mandiri akibat terpapar virus corona.
”Belakangan ini kami diminta mendata warga yang terpapar virus corona,” kata Gito mengutip ungkapan Kades asal Kecamatan Porong yang meminta namanya untuk tidak dikorankan.
Data yang diminta itu, selanjutnya dikrimkan ke Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. “Setelah data dikirim, ternyata jatah Mamin terhadap warga yang melaksanakan isolasi mandiri dihentikan,” katanya.
Dengan dipangkasnya jatah Mamin ini, anggota LSM Seven Gab melakukan investigasi ada apa dengan penghentian jatah Mamin yang sudah dianggarkan.
”Kami akan melakukan klarifikasi kepada Sekda mengapa mengeluarkan kebijakan menghapus jatah Mamin kepada korban covid-19. Apabila tidak ada jawaban, kami akan turun jalan dengan mengajak korban yang tertapar viris corona, ” ancamnya.
Termasuk juga kepada Kepala Dinas Sosial Kabuapaten Sidoarjo yang mengelola anggaran penanggulangan covid-19.
“Belum selesai kasus mark up paket Sembako, Dinas Sosial terlilit lagi dugaan permainan anggaran jatah Mamin kepada warga yang melakukan isolasi mandiri akibata terpapar virus corona,” tutupnya. (sul/ari/syn)

Berita7 tahunDirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Bupati LSM LIRA Desak Bupati Sidoarjo Segera Rekrut Dirut Baru (5/habis)
Pemerintahan6 tahun7.232 Karyawan Pabrik di Sidoarjo Diberhentikan Massal, Akibat Wabah Corona
Hukum & Kriminal6 tahunDensus Geledah Rumah Terduga Teroris di Desa Ngaresrejo
Hukum & Kriminal6 tahunJoki Balap Liar Tewas Tabrak Truk Gandeng, Motor Hangus Terbakar
Berita6 tahunSeven Gab Sidoarjo Bongkar Mark Up Sembako Covid -19 Rp 4 M, Harusnya Diterima 135.572 Keluarga Pra Sejahtera (1/bersambung)
Pendidikan6 tahunSiswa MAIT Sukodono Tembus Maroko, PPTQ Darul Fikri Wisuda 165 Santri
Pemerintahan6 tahunRatusan Jamaah Tarawih di Masjid Al Ikhlas Bluru Permai Sidoarjo, Jalani Rapid Test, 6 Orang Reaktif Covid-19
Pemerintahan6 tahunOperasi Pasar di Tengah Covid, Harga Gula Putih Tetap Selangit, Dilepas Bulog Rp 12.300 Dipasaran Rp 17.500 (1/bersambung)















