Pemerintahan

7.232 Karyawan Pabrik di Sidoarjo Diberhentikan Massal, Akibat Wabah Corona

Diterbitkan

-

Memontum Sidoarjo – Sedikitnya 7.232 karyawan perusahaan (pabrik) yang ada di Sidoarjo diberhentikan alias mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Mereka diberhentikan karena perusahaan berdalih adanya dampak dari penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Dampak pandemi virus Corona di Sidoarjo sudah membuat pelaku usaha kelimpungan. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo ada 16 Perusahaan yang sudah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan merumahkan ribuan karyawannya,” terang Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori, Selasa (15/4/2020).

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, M Dhamroni Chudlori

Politisi PKB yang akrab dipanggil Cak Dham ini memaparkan berdasarkan hasil data koordinasi dengan Disnaker Pemkab Sidoarjo, ada sekitar 7.232 karyawan yang sudah di-PHK. PHK massal ini banyak dilakukan PT Young Tree Industries dengan jumlah 6.230 karyawan dirumahkan. Bahkan akan diberhentikan per tanggal 1 Mei 2020 mendatang.

“Datanya sekarang yang masih dirumahkan ada 1.945 pekerja. Sehingga total dari pekerja yang di PHK atau masih dirumahkan sebesar 9.177 dengan yang ber NIK Sidoarjo sebanyak 5.913 dan 905 pekerja dari luar Sidoarjo,” ungkapnya.

Karena ada ribuan pekerja yang dirumahkan, kata Dhamroni mereka harus menjadi perhatian khusus Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo. Baginya, ribuan karyawan yang di PHK itu bagian dari tanggung jawab yang harus ditanggung Gugus Tugas Covid-19.

Advertisement

“Kami minta bantuan sosial yang disiapkan Pemkab Sidoarjo ini harus dihitung secara seksama agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat. Kami mendorong Pemkab sidoarjo untuk memasukan data karyawan yang di PHK itu dimasukkan data yang berhak menerima bantuan,” tegas Wakil Ketua Panitia Kerja (Panja) Covid-19 DPRD Sidoarjo ini.

Sementara itu Dhamroni juga menghimbau masyarakat Sidoarjo untuk mentaati setiap peraturan pemerintah soal pencegahan Covid-19. Selain itu, Gugus Tugas harus lebih massif dalam mensosialisasikannya ke masyarakat.

“Penanganan ini harus dilakukan bersama-sama untuk memutus rantai penyebaran virus Corona,” tandasnya. Wan/yan

 

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas