SEKITAR KITA
Dukung Budidaya Tanaman Kelengkeng di Simoketawang, Wabup Sidoarjo Secara Simbolis Berikan 500 Bibit

Memontum Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, H Subandi secara simbolis berikan 500 bibit pohon kelengkeng kepada warga untuk satu rumah satu pohon. Bantuan dari dana desa Pemdes itu diberikan, sebagai bentuk upaya budidaya tanaman buah Kelengkeng terhadap warga masyarakat di Desa Simoketawang, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.
Selain mempunyai wahana wisata Kampung Kelengkeng yang dikelola oleh BUMDes dengan luas lahan 1,5 hektar, Desa Simoketawang juga mempunyai produk olahan makanan dan minuman yang berbahan dasar Kelengkeng. Atas dasar itulah, apresiasi pun diberikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, ketika meresmikan gapura kebun Kelengkeng. Tidak hanya meresmikan gapura, Wabup juga sesekali memetik buah Kelengkeng.
Wabup Subandi mengaku, bahwa BUMDes Desa Simoketawang ini mampu mengelola Kampung Wisata Kelengkeng. Secara perlahan-lahan, diharapkan perekonomian warga berangsur-ansut meningkat.
“Saat ini Pemerintah Daerah sedang berlomba-lomba terkait pengelolaan BUMDes, untuk tujuan agar peningkatan pendapatan desa meningkat,” ungkap Subandi, saat dikonfirmasi seusai acara, Rabu (09/02/2022).
Baca juga:
- Kapolsek Gedangan Beri Dukungan Moril untuk Korban Rumah Rusak Diterjang Angin
- Basarnas Beri Penghargaan Pemkab Sidoarjo dalam Keterlibatan Operasi SAR Bangunan Ponpes Al-Khoziny
- BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem yang Berpotensi Banjir hingga Puting Beliung
- Operasi Pencarian Korban Runtuhnya Bangunan Ponpes Al Khoziny Resmi Ditutup, Korban Meninggal 67 Orang
- Tiga Korban Reruntuhan Bangunan Ponpes Al Khoziny Ditemukan Meninggal
Selain itu, tambahnya, inovasi-inovasi para stakeholder yang berada di desa, sangat dibutuhkan. Pasalnya, ketika BUMDes itu sudah berjalan lancar, ini akan meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) dan juga dapat menyerap tenaga kerja di desa.
Masih menurut Wabup Subandi, Pemkab Sidoarjo sangat mendukung adanya program yang dilakukan oleh Desa Simoketawang. Pasalnya, ini juga merupakan bagian dari pengentasan kemiskinan, pengangguran dan peningkatan pendapatan di desa.
“Adanya Kepres penggunaan dana desa 20 persen, diperuntukkan sandang dan pangan, ini juga manfaatnya sangat luar biasa dan juga sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Yakni, demi kesejahteraan masyarakat,” paparnya. (zal/sit)

Berita7 tahunDirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Bupati LSM LIRA Desak Bupati Sidoarjo Segera Rekrut Dirut Baru (5/habis)
Pemerintahan6 tahun7.232 Karyawan Pabrik di Sidoarjo Diberhentikan Massal, Akibat Wabah Corona
Hukum & Kriminal6 tahunDensus Geledah Rumah Terduga Teroris di Desa Ngaresrejo
Hukum & Kriminal6 tahunJoki Balap Liar Tewas Tabrak Truk Gandeng, Motor Hangus Terbakar
Berita6 tahunSeven Gab Sidoarjo Bongkar Mark Up Sembako Covid -19 Rp 4 M, Harusnya Diterima 135.572 Keluarga Pra Sejahtera (1/bersambung)
Pendidikan6 tahunSiswa MAIT Sukodono Tembus Maroko, PPTQ Darul Fikri Wisuda 165 Santri
Pemerintahan6 tahunRatusan Jamaah Tarawih di Masjid Al Ikhlas Bluru Permai Sidoarjo, Jalani Rapid Test, 6 Orang Reaktif Covid-19
Pemerintahan6 tahunOperasi Pasar di Tengah Covid, Harga Gula Putih Tetap Selangit, Dilepas Bulog Rp 12.300 Dipasaran Rp 17.500 (1/bersambung)















