Pemerintahan
Lonjakan Covid-19 Tak Terbendung, Sidoarjo Kembali Terapkan Jam Malam Layaknya PSBB

Memontum Sidoarjo – Kabupaten Sidoarjo kembali memberlakukan peraturan jam malam bagi masyarakat. Yakni pukul 22.00 hingga 04.00 WIB. Peraturan ini diterapkan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 lantaran lonjakan pasien terpapar virus Corona di Sidoarjo tak terbendung hingga sejumlah rumah sakit rujukan overload (penuh).
“Peraturan jam malam kembali berlaku mulai 3 Juli 2020 sampai turunnya angka penyebaran Covid-19 di wilayah Sidoarjo,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Jumat (03/07/2020) malam usai memimpin apel personel gabungan di Polresta Sidoarjo.

JAM MALAM – Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji didampingi Komandan Kodim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf M Iswan Nusi dan Kepala Satpol PP Pemkab Sidoarjo, Widiantoro saat apel penertiban pelaksanaan jam malam, Jumat (3/7/2020) malam
Sumardji menjelaskan jam malam diberlakukan dengan sasaran masyarakat yang keluar malam tanpa tujuan yang jelas. Jika bekerja harus dapat menunjukan surat keterangan dari tempat kerjanya, warkop, cafe, rental playstation (PS), pertokoan serta pusat keramaian lainnya.
“Kalau keluar malam harus bisa menunjukkan surat keterangan dari tempat kerjanya,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Sidoarjo bersama TNI dan Polri juga akan memberlakukan sanksi tegas kepada para pelanggar. Khususnya masyarakat yang keluar tanpa memakai masker. Sanksi yang diberikan berupa sanksi sosial hingga denda senilai Rp 150.000.
“Semua peraturan terkait penerapan protokol kesehatan ini diperketat untuk mendisiplinkan masyarakat. Karena selama masa transisi tatanan hidup baru (new normal) euforia masyarakat terlalu berlebihan. Sehingga membuat semakin meningkat penyebaran Covid-19 di Sidoarjo,” tegasnya.
Sama halnya di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lalu, di sejumlah titik dibentuk pos cek poin untuk penutupan jalan. Diantaranya di Pos Lalu Lintas Waru dari Surabaya menuju Sidoarjo. Kawasan Car Free Day depan Alun-alun Sidoarjo. Traffic light Candi dari Tanggulangin menuju Sidoarjo. Kendaraan diarahkan ke Jalan Lingkar Timur.
Selain itu juga di pertigaan Suko – Cemengkalang menuju Kota Sidoarjo. Serta Traffic light Maspion 2 menuju Kota Sidoarjo. Kendaran dari arah Surabaya diarahkan ke Jalan Lingkar Timur.
“Upaya yang dilakukan aparat ini untuk mendisiplinkan masyarakat. Ini berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 44 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pola Hidup Masyarakat pada masa transisi menuju masyarakat yang sehat, disiplin dan produktif di tengah pandemi Covid-19,” tandasnya. Wan/yan

Berita7 tahunDirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Bupati LSM LIRA Desak Bupati Sidoarjo Segera Rekrut Dirut Baru (5/habis)
Pemerintahan6 tahun7.232 Karyawan Pabrik di Sidoarjo Diberhentikan Massal, Akibat Wabah Corona
Hukum & Kriminal6 tahunDensus Geledah Rumah Terduga Teroris di Desa Ngaresrejo
Hukum & Kriminal6 tahunJoki Balap Liar Tewas Tabrak Truk Gandeng, Motor Hangus Terbakar
Berita6 tahunSeven Gab Sidoarjo Bongkar Mark Up Sembako Covid -19 Rp 4 M, Harusnya Diterima 135.572 Keluarga Pra Sejahtera (1/bersambung)
Pendidikan6 tahunSiswa MAIT Sukodono Tembus Maroko, PPTQ Darul Fikri Wisuda 165 Santri
Pemerintahan6 tahunRatusan Jamaah Tarawih di Masjid Al Ikhlas Bluru Permai Sidoarjo, Jalani Rapid Test, 6 Orang Reaktif Covid-19
Pemerintahan6 tahunOperasi Pasar di Tengah Covid, Harga Gula Putih Tetap Selangit, Dilepas Bulog Rp 12.300 Dipasaran Rp 17.500 (1/bersambung)















