Pemerintahan
Menkopolhukam: RUU Omnibus Law untuk Pembukaan Lapangan Kerja

Memontum Sidoarjo – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menpolhukam), Prof Dr Mahfud MD menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law untuk pembukaan lapangan pekerjaan. Namun selama ini, sebagian pekerja menilai RUU ini, untuk pengaturan investasi di dalam negeri.
“Kedatangan saya ini ditugaskan Presiden untuk mensosialisasikan RUU Omnibus Law, khusus di bidang penciptaan lapangang kerja,” terang Mahfud MD seusai sosialisasi yang dihadiri ratusan pekerja di PT Maspion I yang terletak di JL Ahmad Yani, Aloha, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Sabtu (1/2/2020).

Mahfud MD memaparkan sosialisasi RUU Omnibus Law penting. Alasannya, karena akhir-akhir ini banyak diperbincangkan berbagai kalangan masyarakat. Bagi, menteri asal Madura ini RUU Omnibus Law bukan undang-undang investasi. Akan tetapi merupakan Undang-Undang Lapangan Pekerjaan.
“Setiap perusahaan nanti harus berorientasi pada penciptaan lapangan kerja. Omnibus Law juga untuk mempermudah investasi, bukan hanya negara China. Tapi juga untuk negara Arab, Amarika, dan Jepang termasuk investor dalam negeri akan dipermudah,” paparnya.
Presiden Direktur (Presdir) PT Maspion Grup, Alim Markus mengaku sebagai pengusaha pihaknya menerima RUU Omnibus Law yang saat ini masih dalam tahap pembahasan itu. Pihaknya mengungkapkan tidak mau berselisih dengan para pekerja.
“Sebagai pengusaha kami menerima (Omnibus Law). Kami tidak mau antara pengusaha dan pekerja berselisih pendapat. Pekerja itu mitra pengusaha. Yang penting lapangan kerja itu harus diciptakan,” pintahnya.

KUNJUNGAN – Menkopolhukam Prof Dr Mahfud MD menggelar kunjungan kerja ke PT Maspion I di JL Ahmad Yani, Aloha, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo untuk sosialisasi Omnibus Law, Sabtu (01/02/2020)
Sementara Ketua SPSI Maspion I Sunarto meminta Menkopolhukam untuk mempertimbangkan BPJS Kesehatan bagi pekerja. Hal ini lantaran ada isu maksimal hanya 4 hari dalam rawat inap.
Sayangnya, keluhan Sunarto itu langsung disanggah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa. Bagi Khofifah di Jawa Timur pelayanan BPJS Kesehatan sudah berjalan sesuai dengan prosedur yang ada.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Direktur RS Dr Soetomo. Beliau menyampaikan maksimal rawat inap 4 hari itu tidak betul. Karena secara administratif masuk Sidoarjo, silahkan langsung berkoordinasi dengan Plt Bupati,” tandasnya. Wan/yan

Berita7 tahunDirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Bupati LSM LIRA Desak Bupati Sidoarjo Segera Rekrut Dirut Baru (5/habis)
Pemerintahan6 tahun7.232 Karyawan Pabrik di Sidoarjo Diberhentikan Massal, Akibat Wabah Corona
Hukum & Kriminal6 tahunDensus Geledah Rumah Terduga Teroris di Desa Ngaresrejo
Hukum & Kriminal6 tahunJoki Balap Liar Tewas Tabrak Truk Gandeng, Motor Hangus Terbakar
Berita6 tahunSeven Gab Sidoarjo Bongkar Mark Up Sembako Covid -19 Rp 4 M, Harusnya Diterima 135.572 Keluarga Pra Sejahtera (1/bersambung)
Pendidikan6 tahunSiswa MAIT Sukodono Tembus Maroko, PPTQ Darul Fikri Wisuda 165 Santri
Pemerintahan6 tahunRatusan Jamaah Tarawih di Masjid Al Ikhlas Bluru Permai Sidoarjo, Jalani Rapid Test, 6 Orang Reaktif Covid-19
Pemerintahan6 tahunOperasi Pasar di Tengah Covid, Harga Gula Putih Tetap Selangit, Dilepas Bulog Rp 12.300 Dipasaran Rp 17.500 (1/bersambung)















