SEKITAR KITA
Satpol PP Sidoarjo Musnahkan Botol Miras Hasil Operasi Pekat

Memontum Sidoarjo – Hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo, selama kurun waktu Tahun 2020, dimusnahkan pada Selasa (24/11) tadi. Dari hasil operasi pekat ini, lebih dari 2.000 botol miras, yang dimusnahkan di halaman Kantor Satpol PP Pemkab Sidoarjo. Sementara sisanya sekitar 600 botol, diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo untuk dijadikan barang bukti.
Razia miras ini, dianggap penting lantaran peredaran minuman keras yang tidak berizin, berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, peredaran minuman keras secara illegal menjadi penyakit masyarakat. Bahkan hal itu bisa merusak generasi muda karena dijual bebas.
“Pemusnahan ini, salah satu tujuannya untuk menyelamatkan anak cucu dan anak bangsa. Karena miras ini dari awal menjadi sebab terjadinya gangguan Kamtibmas,” ujar Kepala Satpol PP Pemkab Sidoarjo, Widyantoro Basuki.
Ditambahkan Wiwid-sapaan akrabnya, kegiatan operasi Pekat rutin dilakukan. Bahkan, selama pandemi Covid-19, Satpol PP terus merazia miras. Yakni mulai dari warung-warung kecil, distributor hingga ke tempat-tempat hiburan malam.
“Yang dimusnahkan ini, minuman beralkohol golongan A, B dan C,” ujarnya. (wan/ono/sit)

Berita7 tahunDirut PDAM Delta Tirta Sidoarjo Antara Permen PDAM dan PP BUMD, Bupati LSM LIRA Desak Bupati Sidoarjo Segera Rekrut Dirut Baru (5/habis)
Pemerintahan6 tahun7.232 Karyawan Pabrik di Sidoarjo Diberhentikan Massal, Akibat Wabah Corona
Hukum & Kriminal6 tahunDensus Geledah Rumah Terduga Teroris di Desa Ngaresrejo
Hukum & Kriminal6 tahunJoki Balap Liar Tewas Tabrak Truk Gandeng, Motor Hangus Terbakar
Berita6 tahunSeven Gab Sidoarjo Bongkar Mark Up Sembako Covid -19 Rp 4 M, Harusnya Diterima 135.572 Keluarga Pra Sejahtera (1/bersambung)
Pendidikan6 tahunSiswa MAIT Sukodono Tembus Maroko, PPTQ Darul Fikri Wisuda 165 Santri
Pemerintahan6 tahunRatusan Jamaah Tarawih di Masjid Al Ikhlas Bluru Permai Sidoarjo, Jalani Rapid Test, 6 Orang Reaktif Covid-19
Pemerintahan6 tahunOperasi Pasar di Tengah Covid, Harga Gula Putih Tetap Selangit, Dilepas Bulog Rp 12.300 Dipasaran Rp 17.500 (1/bersambung)















